Aksi Nyata Pendidikan Sosiokultural dalam Pendidikan di Indonesia - Topik 1
Aksi Nyata - Pendidikan Sosiokultural dalam Pendidikan di Indonesia
Oleh:
A. Mulai Dari Diri
- Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini
sebelum memulai proses pembelajaran?
Hal yang saya pikirkan sebelum memulai proses pembelajaran dengan topik Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan di Indonesia adalah bahwa saya nanti akan mempelajari bagaimana kondisi terkait dengan kondisi sosiokultural yang ada di Indonesia ini berpengaruh terhadap pendidikan. Apalagi kita mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya memiliki ragam latar belakanga sosiokultural yang berbeda-beda.
B. Eksplorasi Konsep
- Apa yang Anda pelajari dari konsep yang
Anda pelajari dalam topik ini?
Terdapat beberapa hal yang dipelajari dari topik ini yang pertama mengenai konsep multikulturalisme. Konsep ini selalu berkaitan dengan pembelajaran dikarenakan tujuan utama dari pembelajaran adalah adanya transfer kebudayaan dari generasi ke generasi. Kedua, saya belajar bahwa tidak ada satupun dari gagasan yang terkait dengan pendidikan yang mampu membentuk situasi belajar yang efektif jika tidak ada seorang mediator (manusia) yang berperan membantu peserta didik untuk menguasai berbagai hal dalam pembelajaran. Ketiga yaitu bahwa pendidikan kognitif hendaknya dibangun dengan kombinasi dari sistem perangkat simbolik dengan pendekatan didaktik dan berlandaskan pembelajaran yang termediasi. Keempat bahwa sebagai guru kita harus menyadari pentinganya memahami kondisi sosiokultural pada diri peserta didik agar kita bisa menyesuaikan diri dan melaksanakan pembelajaran yang efektif.
C. Ruang Kolaborasi
- Apa yang Anda pelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi?
Dalam ruang kolaborasi yang dilakukan bersama rekan-rekan kami diminta untuk menonton beberapa video terkait dengan pengabdian yang dilakukan oleh para pengajar muda melalui program Indonesia Mengajar. Disitu kami menyadari bahwa pemerataan pendidikan di negara kita ini belum sempurna. Banyak dari anak-anak khususnya yang tinggal di daerah 3 T (tertinggal, terdepan, dan teluar) kesulitan mengakses pendidikan yang layak seperti yang kita rasakan saat ini. Di dalam video kita tahu bahwa walaupun dengan adanya keterbatasan banyak anak-anak yang memiliki semangat dan potensi besar untuk dapat berkembang. Bayangkan jika mereka difasilitasi dengan layak saya kira Indonesia akan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas pula. Dengan menonton video tersebut saya bersama rekan-rekan menjadi sadar bahwa peran kita nantinya sebagai calon guru akan sangat berpengaruh kepada masa depan dari anak-anak di Indonesia.
D. Demonstrasi Kontekstual
- Apa hal penting yang Anda pelajari dari
proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang
materi, rekan, dan diri sendiri)?
Hal penting yang saya pelajari selama proses demonstrasi kontekstual
bersama kelompok adalah kami menjadi tau bahwa anak-anak di Indonesia memiliki
potensi yang luar biasa baik dari bidang akademik maupun non akademik. Namun
hal ini kurang terdukung dengan pemerataan pembangunan pendidikan yang baik.
Potensi yang anak-anak ini miliki perlu didukung dengan adanya pembangunan
dalam biadan pendidikan salah satunya dengan pengadaan guru professional yang
menemani proses pendidikan anak-anak untuk mencapai potensi maksimal mereka. Saya
bersama teman kelompok menjadi tau bahwa kita sebagai calon guru profesional
memiliki tanggung jawab yang ada pada pundak kita untuk kita jalankan sebagai
wujub bakti kita kepada negeri.
E. Elaborasi
Pemahaman
- Sejauh ini apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?
Sejauh ini saya telah mempelajari
beberapa hal diantaranya terkait dengan kondisi Indonesia yang multikultural.
Selain itu kondisi ini diperparah dengan belum meratanya pembangunan khususnya
pada biadang pendidikan. Padahal di daerah—daerah yang belum merasakan
pemerataan pembangunan tersebut juga memiliki anak-anak dengan potensi yang
tidak kalah dengan anak-anak lainnya. Selain itu saya memahami bahwa
pelakasanaan pendidikan akan lebih baik jika dilaksanakan dengan memperhatikan
perbedaan kondisi sosiokultural dari masing-masing peserta didik. Hal ini
bertujuan agar tujuan dari pendidikan dapat tercapai dengan baik.
- Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal
sebelum pembelajaran dimulai?
Salah satu hal baru yang saya pahami
setelah melaksanakan pembelajaran terkait dengan topik sosiokultural di
Indonesia yaitu bahwa pendidikan yang memerdekakan tidak melulu dapat
dilaksanakan dengan pembelajaran formal di kelas, namun sekolah-sekolah dengan
konsep unik lain dapat menjadi opsi dari konsep pembelajaran yang memerdekakan
itu sendiri. Contohnya yaitu seperti sekolah sanggar anak alam yang ada di
Nitiprayan, Bantul, Yogyakarta. - Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
Hal yang ingin saya ketahui lebih
lanjut yaitu bagaimana menerapkan konsep dari perspekti sosiokultural dalam
rancangan pembelajaran di kelas yang baik dan efektif?
F. Koneksi Antar Materi
- Apa hal penting yang Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)?
Hal penting yang saya pelajari selama proses demonstrasi kontekstual bersama kelompok adalah kami menjadi tau bahwa anak-anak di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa baik dari bidang akademik maupun non akademik. Namun hal ini kurang terdukung dengan pemerataan pembangunan pendidikan yang baik. Potensi yang anak-anak ini miliki perlu didukung dengan adanya pembangunan dalam biadan pendidikan salah satunya dengan pengadaan guru professional yang menemani proses pendidikan anak-anak untuk mencapai potensi maksimal mereka. Saya bersama teman kelompok menjadi tau bahwa kita sebagai calon guru profesional memiliki tanggung jawab yang ada pada pundak kita untuk kita jalankan sebagai wujub bakti kita kepada negeri.
E. Elaborasi Pemahaman
- Sejauh ini apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini?
Sejauh ini saya telah mempelajari beberapa hal diantaranya terkait dengan kondisi Indonesia yang multikultural. Selain itu kondisi ini diperparah dengan belum meratanya pembangunan khususnya pada biadang pendidikan. Padahal di daerah—daerah yang belum merasakan pemerataan pembangunan tersebut juga memiliki anak-anak dengan potensi yang tidak kalah dengan anak-anak lainnya. Selain itu saya memahami bahwa pelakasanaan pendidikan akan lebih baik jika dilaksanakan dengan memperhatikan perbedaan kondisi sosiokultural dari masing-masing peserta didik. Hal ini bertujuan agar tujuan dari pendidikan dapat tercapai dengan baik.
- Apa hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum pembelajaran dimulai?
- Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut yaitu bagaimana menerapkan konsep dari perspekti sosiokultural dalam rancangan pembelajaran di kelas yang baik dan efektif?
F. Koneksi Antar Materi
- Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar
materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain?
Hal yang saya pelajari dari koneksi antar materi yaitu bahwa banyak hal terkait dengan pelaksanaan pendidikan di Indonesia harus memperhatikan aspek sosiokultural. Misalnya jika dikaitkan dengan mata kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia yang mana kita tau bahwa Indonesia telah mengalami perjalanan pendidikan dari zaman ke zaman yang tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor politik, ekonomi, sosial, dan budaya (sosiokultural).
G. Aksi Nyata
- Apa manfaat pembelajaran ini untuk
kesiapan Anda sebagai guru
Mempelajari mengenai perspektif sosiokultural dalam pendidikan di Indonesia bermanfaat bagi kami calon guru karena dengan itu kami menjadi tahu bahwa penyelenggaraan pendidikan melalui pembelajaran nantinya harus memperhatikan faktor-faktor sosiokultural yang dibawa oleh masing-masing dari peserta didik. Dimana kita sebagai guru nantinya harus dapat menyesuaikannya.
- Bagaimana Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya?
Dalam skala 1-10 saya menilai kesiapan saya berada pada angka 6.5, Hal ini dikarenakan saya merasa masih perlu belajar banyak hal untuk nantinya dijadikan bekal untuk benar-benar terjun ke lapangan sebagai guru. Selain itu saya juga belum merasa memiliki jam terbang yang tinggi atau pengalaman yang banyak untuk mengajar khususnya jika dikaitkan dengan konsep sosiokultural pada diri peserta didik yang berbeda-beda.
- Apa yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan optimal?
Hal yang perlu saya persiapkan untuk bisa menerapkannya dengan optimal yang pertama saya mengikuti proses perkuliahan PPG dengan semaksimal mungkin. Kemudian saat menjalani PPL nantinya dapat dijadikan tempat untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan. Kedua yaitu setelah lulus saya dapat menerapkannya dengan menjadi guru di sekolah-sekolah yang nantinya menjadi tempat saya mengajar.

Komentar
Posting Komentar